
Tips Mengolah Iga Gondrong (Neck bone Sapi)
Agar daging iga gondrong cepat empuk, kita bisa melumurinya lebih dahulu dengan buah nanas yang diparut atau daun pepaya selama beberapa menit. Sementara kalau ingin membuat olahan sup atau semur, daging iga sebaiknya direbus singkat dalam air mendidih. Nanti air rebusannya dibuang. Tujuannya agar untuk menghilangkan bau tak sedap dan mengurangi keruhnya kaldu yang akan dihasilkan.
Panci bertekanan bisa menghemat waktu dalam mengolah daging iga sapi jadi lebih cepat empuk. Masukkan iga sapi dalam panci bertekanan, tambahkan air secukupnya. Lalu masak selama 30 menit. Setelah itu iga sapi dapat ditambahi bumbu dan direbus sebentar.

- Rebus dan Buang Buih (Blanching): Selalu bersihkan neck bone dengan cara merebusnya di dalam air mendidih selama 5-10 menit. Buang air rebusan keruh yang mengapung bersama kotoran dan sisa darah, lalu cuci bersih tulang leher sebelum masuk ke proses masak utama.
- Masak Perlahan (Slow Cooking/Braising): Karena neck bone memiliki banyak jaringan ikat dan tulang, masaklah dengan api kecil (simmering) dalam waktu yang lama (minimal 2 – 3 jam) agar dagingnya benar-benar lembut dan kaldunya keluar maksimal.
- Tumis dan Panggang untuk Rasa Ekstra: Sebelum direbus lama, Anda bisa menumis tulang leher dengan sedikit minyak hingga permukaannya kecokelatan (reaksi Maillard). Ini akan memberikan dasar rasa gurih yang sangat kuat pada kuah atau sup Anda.
- Sup Bening / Sop Sapi Janda: Gunakan potongan tulang leher dengan campuran kaldu bening yang kaya akan rempah seperti merica, bawang putih, dan kapulaga untuk kuah yang segar dan gurih.
- Semur / Gulai: Sangat cocok dimasak dengan kuah kental manis-gurih (untuk semur) atau santan berbumbu pekat (untuk gulai) yang meresap sempurna hingga ke serat daging.
- Smothered Neck Bones (Gaya Selatan AS): Tumis bersama bawang bombai, paprika, dan seledri, lalu bumbui dengan kaldu sapi dan masak perlahan hingga menghasilkan kuah gravy kental yang nikmat disajikan bersama nasi putih

