
Tips Memasak Ikan Salmon Agar Nutrisinya Terjaga
Kandungan gizi yang tinggi dan lengkap serta manfaat untuk kesehatan ini membuat banyak orang tertarik untuk mengkonsumsi salmon. Namun, jenis ikan ini sedikit tricky untuk dimasak. Teksturnya cenderung lunak, sehingga mudah hancur apabila tidak dimasak dengan cara yang tepat. Selain itu, memasak salmon dengan cara yang kurang tepat membuat gizi yang dikandungnya berkurang. Bahkan, kandungan lemak dalam salmon bisa bertambah yang berakibat kurang baik bagi kesehatan.
Nah, bagi Anda yang ingin merasakan kenikmatan dan manfaat ikan salmon tersebut, namun belum mengetahui cara memasak yang benar, bisa mengikuti tips dibawah ini:
Memanggang ikan salmon yang benar
Selain dengan cara direbus, ikan salmon juga sangat cocok diolah dengan menggunakan cara dipanggang. Daging salmon yang bertekstur lunak akan cenderung lebih cepat matang serta tidak gampang hancur bila dipanggang, berbeda dengan jenis ikan lain pada umumnya. Salmon yang dipanggang juga dinilai lebih sehat karena tidak memerlukan lebih banyak lemak tambahan, kecuali yang digunakan untuk mengoles panggangan.
Untuk waktu memanggang, diperlukan sekitar 10 hingga 15 menit saja untuk menghasilkan rasa salmon yang gurih dan lezat.
Mengukus salmon dengan tepat
Metode ini biasanya kerap digunakan untuk membuat sajian pepesan. Hal yang perlu diperhatikan tentu saja jumlah air ketika mengukus. Air yang terlalu banyak rentan menimbulkan uap berlebih yang dapat menghancurkan daging salmon yang bertekstur lunak.
Tips: Gunakan air secukupnya dan tambahkan bumbu serta rempah pilihan ketika mengukus salmon demi menghasilkan citarasa yang kaya.
Merebus salmon dengan tepat
Merebus, adalah salah satu cara memasak ikan salmon yang paling mudah. Memasukkan daging salmon ke air dalam panci dan merebusnya di api kecil selama 10 menit ataupun hingga matang adalah teknik yang dapat membuat tekstur salmon menjadi lebih lembut dan juga lunak. Meskipun terdengar mudah, tetapi kamu harus memastikan untuk menggunakan sedikit saja air saat merebusnya dan hanya sampai batas seluruh daging salmon terendam air. Hal ini untuk mencegah hancurnya daging salmon karena teksturnya menjadi terlalu lunak.